Menu

Mode Gelap
Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian Patroli Humanis di Kali Samabuasa, Satgas Damai Cartenz Dekatkan Diri dengan Warga Lewat Dialog dan Hasil Bum Di Kali Samabuasa, Patroli Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Diwarnai Dialog dan Jual Beli Hasil Bumi Warga Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Cek Kondisi Personel dan Tekankan Kewaspadaan Selembar Sertipikat Menjaga Amanah Tanah Wakaf Hadir di Tengah Warga, Satgas Damai Cartenz Bangun Rasa Aman dari Pendekatan Humanis

BERITA UTAMA

Pembatalan Rekomendasi Golkar Adalah Bentuk Penzoliman Terhadap Paulus Waterpauw

badge-check


					Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Tabi, Yakonias Wabrar Perbesar

Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Tabi, Yakonias Wabrar

JAYAPURA iNFOPAPUA.ID, – Pembatalan rekomendasi Partai Golkar kepada Paulus Waterpauw disorot Ketua Dewan Adat Papua (DAP) wilayah Tabi, Yakonias Wabrar.

Ia menilai pembatalan rekomendasi ini bentuk penzoliman terhadap Kaka Besar Paulus Waterpauw yang diinginkan oleh Masyarakat Papua sebagai calon gubernur.

“Kami sangat kecewa dengan hal ini karena awalnya sudah memberikan rekomendasi kepada bapak Paulus Waterpauw kemudian dipindahkan ke orang lain. Ini artinya partai Golkar sudah menzolimi pak Paulus Waterpauw. Ini juga melanggar aturan AD/ART Partai Golkar,” katanya kepada pers di Kota Sentani, Rabu (14/8/2024).

Menurutnya, pembatalan rekomendasi ini terpaksa dilakukan oleh Partai Golkar karena mendapat tekanan dari eksternal partai.

“Dari keputusan ini bisa dilihat bahwa ini bukan keinginan dari partai Golkar, tapi ada kekuatan dari luar yang mendorong Golkar untuk mengambil keputusan seperti ini. Ini jelas kepentingan orang luar yang memaksa Golkar melakukan hal-hal seperti ini di luar ketentuan partai,” tuturnya.

Disamping Partai Golkar mendapat tekanan eksternal, Yakonias juga menduga bahwa pembatalan rekomendasi ini dilakukan karena kepentingan kelompok tertentu yang ingin menguasai Sumber Daya Alam Papua.

“Sangat jelas kita lihat bahwa ini ada kepentingan kelompok yang dimainkan untuk menguasai Sumber Daya Alam di Papua, ,kelompok ini takut ketika Kaka Besar Paulus Waterpauw menjadi gubernur maka mereka tidak bisa mendikte pak Paulus Waterpauw karena beliau itu punya prinsip dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat Papua,” tambahnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Satgas Kepolisian ODC dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuha Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

20 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan KKB Dalam Insiden Penembakan Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem

10 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Personel Operasi Damai Cartenz-2026 Bekali Diri dengan Edukasi Kesehatan, Wujud Kepedulian terhadap Kesiapan dan Kesejahteraan Anggota

9 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Kapolres Jayapura Tegas, Tak Ada Tempat Bagi KNPB

1 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di BERITA UTAMA