Menu

Mode Gelap
Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

RAGAM

Gubernur Papua Barat Bakal Evaluasi Pasokan Makanan Luar Daerah Demi Utamakan Potensi Lokal

badge-check


					Gubernur Papua Barat Bakal Evaluasi Pasokan Makanan Luar Daerah Demi Utamakan Potensi Lokal Perbesar

MANOKWARI Infopapua.id – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si memberi peringatan keras berkaitan informasi yang diterima adanya pasokan bahan makanan dari luar daerah. Menurutnya ini menjadi pemandangan yang tidak wajar dengan potensi yang ada di Papua Barat.

“Saya masih mendengar ada ikan dikirim dari Makassar. Berarti bagian Dinas tidak peduli, kok masih beli, sebenarnya terbalik.
Ada juga yang beli sayur dari Manado, tidak bisa ini barang, tidak usah jadi pejabat kalau beli produk dari luar daerah,” Tegasnya saat memberi arahan kepada para Bupati/Walikota, Kamis (13/10/2022).

Penjabat Gubernur Waterpauw akan mengecek dan mengevaluasi kinerja khusus OPD teknis yang membidangi urusan dimaksud. Mengingat dalam setiap kesempatan terus menggaungkan pesan Presiden pemberdayaan potensi lokal demi meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kalau ada seperti itu saya cek dan koreksi keras Kapala dinas,”

Selain itu perhatian merujuk kreatifitas Mama-mama Papua patut menjadi atensi semua pihak, seperti halnya penjualan Noken, makanan dan hasil kebun. Disisi lain wajib berpihak pada kaum perempuan dan anak,pemenuhan kualitas pendidikan, kesehatan serta perlindungan sosial.

Dirinya juga mencontohkan tumpeng pada perayaan HUT Ke-23 Papua Barat terbuat dari keladi dan kedepannya wajib dimuat aturan khusus penyajian makanan lokal dalam kegiatan pemerintahan.

“Jual sayur, maksud saya itu bagian yang kita bicara pembangunan berpotensi pada Sumberdaya Lokal, kita belanja itu jangan hanya ke Mall dan Toko, di warung itu perlu.
Yang dituntut dan rakyat memerlukan itu dan bagian yang kita mau buat aturannya,” Urainya.

“Kalau kita bicara inovasi produktif dan berkelanjutan harus bicara potensi Mama-mama dan harus kita lihat,” Tandasnya. (al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM

21 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

20 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

20 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

20 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Trending di RAGAM