Menu

Mode Gelap
Sapa Warga saat Patroli, Cara Personel Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Jaga Keamanan di Puncak Jaya Patroli Jalan Kaki di Muara: Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Menyapa dan Berbagi Kepada Warga Ketua Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika Dukung Upaya Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua Kantor Pertanahan Kabupaten Sarmi Laksanakan Koordinasi Dengan Lanal Sarmi Dalam Identivikasi Aset BMN Dari Sekolah hingga Permukiman Warga, Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Hadir Jaga Keamanan di Muara Tak Sekadar Bantuan, Personel Operasi Damai Cartenz Bermain Bersama Anak Panti Laskar Pelangi

RAGAM

Komjen Waterpauw : BNPP Akan Minta Presiden Perpanjang Inpres 1 Tahun 2021

badge-check


					Deputi II BNPP Komjen Paulus Waterpauw saat membuka  kegiatan penyusunan laporan dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan yang berlangsung di Ballroom Hotel Topazz Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 18 November 2021. Perbesar

Deputi II BNPP Komjen Paulus Waterpauw saat membuka  kegiatan penyusunan laporan dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan yang berlangsung di Ballroom Hotel Topazz Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 18 November 2021.

Jayapura Infopapua.id ,- Deputi II Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Komjen Paulus Waterpauw menngakui pihaknya berencana untuk meminta kepada Presiden Jokowi agar Inpres nomor 1 tahun 2021 agar diperpanjang dari sebelumnya 2 tahun menjadi tiga tahun, agar lebih maksimal dalam pelaksanaan dilapaangan.

Hal ini disampaikan, Komjen Waterpauw saat membuka  kegiatan penyusunan laporan dalam pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan yang berlangsung di Ballroom Hotel Topazz Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 18 November 2021. 

“Dari BNPP berencana akan  menghadap ke Bapak presiden  meminta agar Inpres 1 tahun 2021 ini untuk  diperpanjang, dari sebelumnya dua tahun menjadi tiga tahun, agar pelaksanaan dilapangan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujar Waterpauw.

Waterpauw juga meminta agar para phak baik dari BNPP maupun Kementrian yang berkaitan dengan Inpres 1 Tahun 2021 agar  bagaimana melakukan sinterjitas antara program pemerintah daerah dengan pusat, sehingga ada sinerjitas antara pusat dan daerah.

 “Jika turun ke tiga titk yang jadi atensi Presiden, berkaitan dengan Inpres 1 tahun 2021,tidak hanya datang, tetapi harus agak upaya keras, untuk bagaiamana mendorong para pihak  disana, bagaimana mensinerjitas  dengan pemerintah daerah di sana, ini penting untuk kedepannya,” kata Waterpauw.

Untuk mengetahui permasalan serta kondsi di kawasan perbatasan yang menjadi atensi Presiden, Komjen Waterpauw kedepannya akan sering  turun ke daerah, sehingga apa yang menjadi kendala maupun persoalan bisa dicari solusinya. “Kedepannya saya akan lebih sering ke daerah untuk belanja masalah, agar kita bisa mengetahui kondisi dilapangan dan bagaimana mencari solusinya,”  ungkap Waterpauw.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sapa Warga saat Patroli, Cara Personel Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Jaga Keamanan di Puncak Jaya

1 September 2026 - 20:50 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Sarmi Laksanakan Koordinasi Dengan Lanal Sarmi Dalam Identivikasi Aset BMN

29 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Dari Sekolah hingga Permukiman Warga, Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Hadir Jaga Keamanan di Muara

29 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Tak Sekadar Bantuan, Personel Operasi Damai Cartenz Bermain Bersama Anak Panti Laskar Pelangi

29 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari

29 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Trending di RAGAM