Menu

Mode Gelap
Andri Ramawi Resmi Jadi Pelatih Persipura Musim 2026-2027 Alfredo Vera dan Esteban ‘Mocha’ Ditunjuk Direktur dan Wakil Direktur Sepakbola Persipira Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026 Astamaops Kapolri Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Tekankan Pendekatan Humanis dan Kesehatan Personel Owen Rahadiyan Mundur Sebagai Manager Persipura Astamaops Kapolri Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Papua di Pusat Olah Seni Wesaput

HUKRIM

Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026

badge-check


					Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026 Perbesar

MIMIKA iNFOPAPUA.ID- Astamaops Kapolri Sampaikan Aapresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026 menyampaikan apresiasi Kapolri kepada seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di tanah Papua..

Hal ini disampaikan saat melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah operasi di Tanah Papua bersama jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, S.I.K., Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Danpas Brimob III Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K., M.Han., Kabagrenops Robinops Stamaops Polri Kombes Pol. Karsiman, S.I.K., M.M., serta para pejabat utama Operasi Damai Cartenz-2026.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan situasi keamanan di lapangan, meninjau kesiapan personel, serta memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di Papua.

Dalam agenda tersebut, Astamaops Kapolri menerima paparan dari jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole mengenai perkembangan situasi kamtibmas, langkah-langkah penanganan gangguan keamanan, evaluasi pelaksanaan operasi, serta berbagai program pembinaan masyarakat yang telah dilaksanakan di wilayah operasi.

Selain melakukan evaluasi, Astamaops Kapolri juga berinteraksi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi sosial kemasyarakatan di Papua. Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan, memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Papua memiliki karakteristik dan kearifan lokal yang sangat kuat sehingga pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan dialog, penghormatan terhadap budaya, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Astamaops Kapolri (15/7).

Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan di Papua tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel dan keberhasilan pelaksanaan tugas operasi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan.

Ia memberikan perhatian khusus terhadap ancaman penyakit malaria, yang masih menjadi salah satu risiko terbesar bagi personel yang bertugas di sejumlah wilayah operasi di Papua. Astamaops Kapolri mengingatkan agar seluruh komandan sektor memastikan langkah-langkah pencegahan berjalan optimal, mulai dari disiplin mengonsumsi obat pencegahan malaria, penggunaan kelambu dan perlengkapan pelindung diri, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Ancaman terbesar di wilayah operasi bukan hanya gangguan keamanan, tetapi juga penyakit malaria. Saya minta seluruh personel disiplin menjaga kesehatan, mematuhi langkah-langkah pencegahan, dan para komandan agar melakukan pengawasan secara melekat. Jangan sampai personel menjadi korban karena lalai menjaga kondisi kesehatannya,” tegas Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari tercapainya sasaran penugasan, tetapi juga dari kemampuan seluruh personel menyelesaikan tugas dengan kondisi sehat dan selamat.

Selain itu, Astamaops Kapolri menginstruksikan agar seluruh pos operasi terus diperkuat dari aspek perlindungan personel (force protection), dukungan logistik, pelayanan kesehatan, serta fungsi komando dan pengendalian. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabil.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Astamaops Kapolri Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Tekankan Pendekatan Humanis dan Kesehatan Personel

16 Juli 2026 - 10:07 WIB

Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Perkuat Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat di Lanny Jaya

14 Juli 2026 - 06:52 WIB

Patroli Gabungan Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadirkan Rasa Aman bagi Warga melalui Sambang di Lanny Jaya

14 Juli 2026 - 06:50 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

9 Juli 2026 - 07:08 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Limpahkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan dan Penembakan ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya

7 Juli 2026 - 17:12 WIB

Trending di HUKRIM