Menu

Mode Gelap
Patroli Gabungan Polres Nabire dan Satgas Damai Cartenz Perkuat Pengamanan Wilayah Banyak Membantu, Warga Minta BPN Sediakan Layanan Lebih Banyak Lagi di PELATARAN Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz 2026 di Ilaga Perkuat Rasa Aman Masyarakat Papua Tengah Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun untuk Pemerintah Daerah di Papua Tengah dari Bagian Keuntungan Bersih 2025 Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Melalui Support Psikologi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kiwirok

HUKRIM

Enam Prajurit TNI Berhasil Dievakuasi di Tengah Kerusuhan Yalimo, Tiga Luka Berat

badge-check


					Enam Prajurit TNI Berhasil Dievakuasi di Tengah Kerusuhan Yalimo, Tiga Luka Berat Perbesar

YALIMO iNFOPAPUA.ID,- Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi enam personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus yang terkepung di belakang Pos Satgas Maleo, Kampung Pirip, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, pada Selasa (16/9/2025) sore. Tiga prajurit di antaranya mengalami luka berat akibat terkena panah, lemparan batu, serta luka bakar.

Proses evakuasi dimulai pukul 17.26 WIT dengan pengerahan tiga unit kendaraan roda enam dan tiga unit kendaraan roda empat. Operasi ini dipimpin oleh Ipda Abdul Azis dari Satbrimob Polda Papua bersama aparat TNI dan Polres Yalimo. Meski sempat mendapat serangan massa dari berbagai arah, tim gabungan berhasil mengevakuasi para personel dengan selamat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pada pukul 18.16 WIT, keenam prajurit sudah berhasil diselamatkan dan dibawa ke Mapolres Yalimo. “Tiga anggota yang mengalami luka serius, yakni Sertu Nando Manurung, Sertu Kantum, dan Letda Inf Supardi, kini telah mendapat perawatan intensif di RS Er Dabi, Yalimo,” ungkapnya.

Kerusuhan ini dipicu aksi penyerangan massa terkait dugaan rasisme yang melibatkan sekelompok siswa SMA Negeri 1 Elelim. Bentrokan kemudian meluas hingga menyebabkan sekitar 500 warga mengungsi ke Mapolres Yalimo. Puluhan bangunan ikut terbakar, meliputi ruko, rumah dinas pemerintah, kantor dinas, hingga fasilitas TNI-Polri. Belasan kendaraan juga hangus terbakar.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa sejumlah aparat turut menjadi korban. “Beberapa anggota kami terluka, antara lain Briptu Fitrah H. Naing akibat lemparan batu di wajah, Briptu Muh Aksa Almuthadin terkena panah di kepala, serta seorang prajurit TNI bernama Charles mengalami luka di bagian belakang kepala,” jelasnya.

Selain aparat, korban sipil juga berjatuhan. Seorang pria bernama Nasir Daeng Mappa (44) bersama anaknya, Arsya Dafa (9), diduga meninggal dunia terbakar di dalam mobil. Anak lainnya, Atifa (10), mengalami luka sayatan di leher. Sementara seorang pelajar Papua, Sadrak Yohame, meninggal akibat luka tembak.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa situasi di Yalimo masih dalam pengamanan ketat. “Hingga Selasa malam, aparat keamanan tetap berjaga di sekitar Pospol Elelim dan Mapolres Yalimo. Kondisi kota masih mencekam, listrik padam, kebakaran belum terkendali, dan evakuasi terhadap warga pendatang yang masih bersembunyi belum dapat dilakukan sepenuhnya,” tuturnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Persipura Gagal Promosi ke Liga 1, Kericuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe

9 Mei 2026 - 13:46 WIB

Satgas Ops Cartenz Dalami Jaringan KKB di Yahukimo, Satu Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan

5 Mei 2026 - 07:17 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai

30 April 2026 - 19:36 WIB

Satreskrim Polres Biak Numfor Berhasil Temukan Motor Warga Yang Hilang di Kampung Sorido

28 April 2026 - 22:57 WIB

Hendak Kabur Saat Ditangkap, Satu Anggota KKB Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz di Timika

27 April 2026 - 05:18 WIB

Trending di HUKRIM