JAYAPURA iNFOPAPUA.ID , – Polda Papua resmi mengelar Operasi Patuh Cartenz 2025, yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Papua, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.
Polda Papua, Senin 14 Juli 2025, menggelar apel gelar pasukan operasi Patuh Cartenz 2025 di Mapolda Papua, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin.

Kapolda mengatakan berdasarkan data Korlantas menunjukkan adanya peningkatan jumlah pelanggaran lalu lintas. Jumlah tilang naik 11 persen dari 1.322 kasus pada tahun 2023 menjadi 1.468 kasus pada tahun 2024.
Sementara itu, teguran juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 5 persen, dari 5.223 pada tahun 2023 menjadi 5.896 pada tahun 2024.
Namun, terdapat kabar baik terkait angka kecelakaan lalu lintas.Perbandingan data menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah kasus kecelakaan dan korban jiwa:
- Jumlah Kasus Kecelakaan: Turun 3% (dari 63 kasus pada 2023 menjadi 61 kasus pada 2024).
- Meninggal Dunia: Turun 43% (dari 7 orang pada 2023 menjadi 4 orang pada 2024).
- Luka Berat: Naik 6% (dari 32 orang pada 2023 menjadi 34 orang pada 2024).
- Luka Ringan: Naik 2% (dari 44 orang pada 2023 menjadi 45 orang pada 2024).
- Kerugian Material: Turun 37% (dari Rp 193 juta pada 2023 menjadi Rp 121.450.000 pada 2024).
Dikatakan kompleksitas permasalahan lalu lintas tidak dapat ditangani sendiri oleh Polri, nnamun membutuhkan sinergitas dari semua pihak.
“Perlu sinergitas dengan berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan agar penanganan permasalahan di lapangan dapat terakomodasi dengan baik,” Pesan Kapoldam
Renwarin menegaskan , target Operasi Patuh Cartenz 2025, menargetkan beberapa aspek utama baik orang (pengendara,dll) barang ( surat-surat, helm dll) dan aspek lokasi.
Selain itu juga dalam operasi ini personel yang bertugas akan mengedukasi masyarakat tentang kamseltibcarlantas melalui sosialisasi, pemasangan spanduk, banner, baliho, serta penyebaran leaflet dan stiker melalui media cetak, elektronik, dan media sosial.
” Tentu juga melaksanakan penegakan hukum secara elektronik (statis dan mobile), serta memberikan teguran simpatik dan humanis kepada pelanggar, untuk melakukan kontrol opini pihaknya juga mengontrol berita hoax di media sosial, online, maupun mainstream terkait Operasi Patuh Cartenz 2025,” ungkap Kapolda.
Sementara itu, Dirlantas Polda Papua Kombes Pol Tri Yulianto, menuturkan personel yang dilibatkan pada operasi ini untuk wilayah Papua adalah sebanyak 347 orang.
“Tujuannya menekan angka pelanggaran lalu lintas, menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menekan fatalitas korban serta meningkatkan budaya tertib berlalu lintas, ” jelasnya.
Operasi Patuh 2025 diharapkan dapat berjalan optimal dan mencapai tujuan yang ditetapkan dalam rencana operasi, yakni menunjang situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif, aman, dan nyaman. **













