Menu

Mode Gelap
Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak Perkuat Kepercayaan Warga dan Dukung Aktivitas Ekonomi Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika Honai Belajar di Waa Banti Jadi Tempat Anak-anak Mengulang Pelajaran, Warga Berharap Kegiatan Terus Berlanjut Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo

RAGAM

Satgas Damai Cartenz-2025 Hadir di Prosesi Adat Papua: Wujudkan Damai Lewat Budaya

badge-check


					Satgas Damai Cartenz-2025 Hadir di Prosesi Adat Papua: Wujudkan Damai Lewat Budaya Perbesar

JAYAPURA iNFOPAPUA.ID,- Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 turut mengawal sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan budaya pengantaran emas kawin adat Papua Saireri-Serui Kepulauan Yapen yang digelar di Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jum’at (20/6/2025). Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, aman, dan damai.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pelestarian adat merupakan bagian penting dari pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat jati diri masyarakat lokal sekaligus mempererat tali persaudaraan antarsuku di Papua,” ujar Brigjen Faizal.

Ia menambahkan, kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz di Papua bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai wujud komitmen untuk menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung masyarakat dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat sebagai warisan leluhur dan kekayaan bangsa Indonesia.

“Adat istiadat adalah akar kehidupan bangsa. Bila akar ini dijaga, maka pohon kebangsaan akan tumbuh kuat meski diterpa zaman,” ungkapnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Dialogis Satgas Ops Damai Cartenz di Pasar Sinak, Jaga Keamanan Aktivitas Jual Beli Warga

11 Juli 2026 - 15:46 WIB

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Tokoh Pemuda Nilai Program Honai Belajar Beri Manfaat Nyata bagi Anak-anak di Tembagapura, Timika

10 Juli 2026 - 18:22 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura

8 Juli 2026 - 18:04 WIB

Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

7 Juli 2026 - 17:25 WIB

Trending di RAGAM