JAYAPURA iNFOPAPUA.ID, – Otoritas Adat Papua Memberikan apresiasi yang tinggi dan dukungan penuh atas kepemimpinan Pj. Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn.) Ramses Limbong, S.IP., M.Si., yang telah menunjukkan teladan kepemimpinan yang humanis, rendah hati, terbuka terhadap aspirasi masyarakat, serta menjaga stabilitas daerah selama masa transisi.
“Kami mendukung penuh kepemimpinan beliau (Ramses Limbong-red) hingga terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang definitif,” ujar Ps.Catto Y. Mauri, STh. saat membacakan 10 butir pernyataan sikap otoritas adat, Rabu 12 Juni 2025.

Hal ini disampaikan dalam Forum Silaturahmi antara para Otoritas Adat dan FORKOPIMDA Plus diselenggarakan di Obhe Warke – Para-para Adat Port Numbay, Kota Jayapura. Kegiatan ini mengusung tema: “Merajut Harmoni Demokrasi dan Pembangunan Melalui Kebijaksanaan Adat untuk Masa Depan Papua.”
Forum ini digagas oleh Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sebagai bentuk konsolidasi moral, budaya, dan strategi bersama dalam menghadapi dinamika pembangunan dan demokrasi di Tanah Papua.
Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Papua, pimpinan FORKOPIMDA, para tokoh adat dari tujuh wilayah adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lintas suku yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (FORKOM-LKN) Papua.
Dalam sambutannya, Ketua LMA Port Numbay, George Arnold Awi, menegaskan bahwa forum ini merupakan ruang afirmasi terhadap peran strategis adat sebagai tiang utama dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat kohesi masyarakat di Tanah Papua.
Beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn.) Ramses O. A. Limbong, S.IP., M.Si., yang dinilai telah menunjukkan keteladanan kepemimpinan yang humanis, rendah hati, terbuka terhadap aspirasi masyarakat, serta mampu menjaga stabilitas daerah selama masa transisi pemerintahan.
LMA Port Numbay dan seluruh peserta forum menyatakan dukungan penuh terhadap kelanjutan kepemimpinan beliau hingga terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang definitif.













